Berita  

Korban Lega Laporan Indra Kenz Ditangguhkan

Jakarta: Maru Nazara, pelapor sekaligus korban investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Binomo lega polisi telah menangguhkan laporan crazy rich asal Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz. Maru dilaporkan terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya pada Senin, 7 Februari 2022. 
 
“Ya tentu saja kita berterima kasih kepada Polri mereka sangat teliti dalam kasus ini. Kita juga menyambut baik dan mengapresiasi bahwa hukum itu ditegakkan di Indonesia dengan adil,” kata Maru Nazara saat dikonfirmasi, Senin, 7 Maret 2022. 
 
Menurut Maru, laporan tidak diproses karena mempertimbangkan hak korban. Maru melaporkan Indra Kenz terkait kasus dugaan investasi bodong trading binary option lewat aplikasi Binomo ke Bareskrim Polri.

Bagaimana tanggapan kamu mengenai artikel ini?

“Tentu saja mereka mempertimbangkan hal itu, sehingga mereka menemukan titik terang bahwa yang melaporkan itu (Indra) memang bersalah dan tersangka,” ujar Maru. 
 
Baca: Laporan Indra Kenz terhadap Korban Binomo Ditangguhkan
 
Dia mengaku belum pernah bertemu dengan Indra Kenz. Apalagi, mediasi terkait laporan pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya tersebut. 
 
“Itu enggak ada sama sekali, kita belum pernah ketemu sama orangnya,” ucap Maru. 
 
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan pelaporan Indra Kenz tidak bisa dilanjutkan. Sebab, tidak temasuk tindak pidana.
 
Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyebut pengusutan terhadap laporan yang dibuat Indra Kenz itu ditunda. Pasalnya, Indra Kenz telah menyandang status tersangka investasi bodong Binomo.
 
“Pencemaran nama baik ditunda dulu prosesnya,” ungkap Whisnu saat dikonfirmasi terpisah. 
 
Polda Metro Jaya menerima laporan Indra Kesuma atau Indra Kenz terkait pencemaran nama baik dengan terlapor Maru Nazara awal Februari 2022. Maru merupakan salah satu korban yang melaporkan investasi bodong aplikasi Binomo ke Bareskrim Polri.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan mengatakan meski menerima laporan Indra Kenz, tak serta merta terlapor langsung dinyatakan melakukan pencemaran nama baik. Menurut dia, pihaknya akan mempertimbangkan pelaporan Maru Nazara di Bareskrim Polri.
 

(AGA)

ALREINAMEDIA TV