Berita  

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap Peredaran Puluhan STNK Palsu

Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota mengungkap pembuatan 70 surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu yang terjadi di Kota Tangerang. Bahkan dari 70 STNK palsu itu, 50 surat palsu itu telah dicetak dan dipergunakan.
 
“Ada 50 unit sepeda motor yang memakai surat palsu itu. 20 surat lainnya masih berbentuk bahan yang belum ditujukan ke sebuah unit sepeda motor,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Komaruddin, Senin, 7 Maret 2022.
 
Baca: Bali Uji Coba Aturan Bebas Karantina

Bagaimana tanggapan kamu mengenai artikel ini?

Komaruddin menuturkan STNK palsu itu dibuat oleh satu tersangka berinisial BTN. Penangkapan BTN bermula saat Polsek Benda meringkus penadah hasil motor curian bernama Irwan.
 
“Jadi saat diinterogasi, Irwan mengaku kalau motor yang diterimanya dari pemetik selalu enggak ada STNK. Makanya dia pun membuat STNK palsu ke tersangka BTN. Akhirnya BTN pun ditangkap di wilayah yang sama (Benda),” jelasnya.
 
Komarudin mengaku susah untuk membedakan antara STNK asli dengan palsu yang telah diubah tersangka. Menurutnya perlu penelitian lebih mendalam untuk menentukan asli dan palsunya
 
“Hasil yang dibuat tersangka mendekati sempurna. Kalau dilihat dengan mata telanjang enggak bisa, harus perlu penelitian lebih mendalam,” ungkapnya.
 
Komaruddin mengatakan beberapa kasus terkait STNK palsu ini terungkap dari media sosial lantaran penjualan kendaraan bermotor secara daring selalu diiming-imingi surat-surat lengkap.
 
“Untuk masyarakat yang tergiur beli secara online hati-hati, karena bisa dibilang motor hasil curian ini memiliki STN baru hasil duplikasi ataupun hasil buatan tangan dari pelaku BTN. Jadi kalau di jual di online, bisa dikatakan lengkap dengan surat-surat yang sudah dirubah nomor rangka dan nomor mesinnya,” bebernya.
 
Komaruddin menambahkan STNK yang diperjualbelikan oleh tersangka  nominal kisaran Rp500-Rp700 ribu per surat.
 
 
 

(DEN)

ALREINAMEDIA TV