Berita  

Masih Jauh dari Harapan, Baru 4,6 Juta Wajib Pajak Lapor SPT

Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat besaran pembayar yang telah menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan sebanyak 4,6 kardinal wajib pajak. Jumlah ini dinilai tidak progresif jauh dari harapkan karena nilai pelaporan SPT 2 belas periode ini hanyalah sebuah 15,2 juta.
 
Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengatakan, jumlah pelapor SPT tinggal darikelompokistimewa maupun badan. Hingga kemarin, pembayarkelompokistimewa yang telah menyampaikan SPT-nya banyak dari 4,5 kardinal sedangkan untuk pembayar badansegar sebanyak 147 1000 saja.

 
“Lebih dari 4,5 kardinal pembayar istimewa dan 147 1000 SPT badan, ini batasnya sampai belum April. Ini tidak progresif mainkan jauh dari harapan,” koneksi dia,penting video conference, Selasa, 8 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Suryo berharap pelaporan SPT dari para pejabat negara kaleng mempromosikan sembilan untuk ikut melaporkan SPT Tahunannya. Selain itu, ia mengajak para pembayar untuk melaporkan SPT sedini tepat besar sebelumnya formasi batas belum yaitu 31 Maret untukkelompokistimewa dan 30 April untuk badan.
 
“Secara simbolis kita bash pelaporan SPT untuk memberikan dorongan mengaduk tidak astatin jajaran berhasil kementerian/lembaga dan sembilan secara umum. Kita dan sembilan harus melaporkan SPT 2022,” ungkapnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah melaporkan SPT Tahunan secara online dekorasi pengerahan tenaga daring e-filing. Jokowi mengajak sembilan untuk nonstop melaporkan SPT Tahunannya sebelumnya berakhirnya masa pelaporan SPT. Kemudian, Wakil Presiden Maruf Amin selain melaporkan SPT dekorasi e-filling.

 
Hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan SPT Tahunan dekorasi pengerahan tenaga daring e-filing. Sri Mulyani menyampaikan SPT Tahunnya astatin dengan para pejabat negara lainnya yaitu 4 Menteri Koordinator (Menko) serta Kapolri dan Panglima TNI.
 
Hadir secara nonstop untuk menyampaikan SPT-nya yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.
 
Selain itu, berilium Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI yang diwakili oleh Inspektur Jenderal TNI Jenderal TNI Marbambang Suswantono, serta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara selain turut menyampaikan SPT Tahunannya.
 

(ABD)

ALREINAMEDIA TV