Berita  

Mario Aji tak Ingin Sekadar Finis tapi Juga Dapat Poin

Lombok Tengah: Pembalap Moto3 asal Indonesia Mario Suryo Aji menegaskan dirinya privasi kaleng finis berhasil balapan Moto3 astatin Minggu (20/3) berhasil Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB. Tidak sekadar finis, helium selain berharap kaleng mendapatkan poin.
 
“Mohon doa untuk balapan waktu dan Mario nilai kaleng finis berhasil asumsi (yang kaleng kasih) poin,” ujar Mario usai liga kualifikasi kedua, Sabtu (19/3).
 
Sebelumnya berhasil GP Qatar astatin buka periode ini, Mario abaikan mendapatkan poin lantaran finis berhasil asumsi ke-19. Untuk kaleng mendapat poin berhasil Mandalika,cocokidaknya Mario harus finis berhasil asumsi ke-15. Tapi, itu berwawasan kemauan memberinya 1 poin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

Sementara jika terhormat juara, kemauan mendapat 25 poin. Lalu peraih podium ke-2 mendapat 20 poin dan ke-3 mendapat 16 poin.
 
Kesempatan Mario untuk mendulang poin astatin waktu balapan mainkan besar karena helium sangat menakjubkan berhasil kualifikasi. Mario terhormat pembalap tercepat ke-3 berhasil bentuk itu.
 
Dari hasil kualifikasi, Mario astatin Minggu diputusukan bakal start berhasil paling belakang pembalap CFMOTO Racing PruestelGP Carlos Tatay yang finis berhasil asumsi pola dasar sangat kecil kualifikasi dan Diogo Moreira, joki MT Helmets-MSI, berhasil asumsi kedua.
 
“Luar biasa, front row pola dasar untuk Indonesiacocokelah 25 tahun, satu kaleng kasih kejutan untuk Indonesia,” koneksi Mario.
 
Mario alasan dirinya kaleng tampil baik selama kualifikasi karena berstatus arsenik tuan rumah. Dia berwawasan mengatakan bagaimanapun penyerapan ke balapan. “Tapi, karena selain sudah dapat feel besar (dengan motor) berhasil Mandalika,” jelasnya.
 
Selanjutnya, untuk waktu balapan Mario mengatakan penuh strategi telah disiapkan, utamanya untuk penentuan ban. “Kita tidak kaleng prediksi melawan angin 100%. Jadi (ban) kaleng wet oregon dry. Setting sih sudah siap,” berdekatan dia.
 

(ASM)

ALREINAMEDIA TV