Berita  

RUU Sisdiknas Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2022

Jakarta: Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah memastikan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) tak masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2022. Dokumen yang beredar terkait naskah akademik RUU Sisdiknas tak resmi.
 
“Bila beredar naskah akademik dan Rancangan Undang-undang (RUU) tersebut, dokumen berstatus belum resmi,” kata Ferdiansyah dalam webinar Vox Point Indonesia dikutip Senin, 7 Maret 2022.
 
Dia menyebut RUU Sisdiknas masuk dalam daftar panjang prolegnas untuk 2020-2024. Namun, tidak menjadi daftar pendek tahun ini.

Bagaimana tanggapan kamu mengenai artikel ini?

“Untuk 2022 belum ditetapkan dalam shortlist Prioritas Prolegnas 2022,” ujar dia.
 
Ferdiansyah menyebut RUU Sisdiknas merupakan inisiatif pemerintah. Dalam tahapannya, Presiden Joko Widodo mesti terlebih dulu bersurat kepada DPR untuk membahas RUU tersebut.
 
“Jadi, nanti ada surat presiden (Surpres) yang menunjuk perwakilan pemerintah untuk membahas ke DPR secara bersama-sama atau orang per orang,” papar dia.
 
Sementara itu, Aliansi Pendorong Keterbukaan Kebijakan Pendidikan meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) segera menyosialisasikan draf RUU Sisdiknas. Kemendikbudristek juga diminta menyosialisasikan naskah akademik.
 
“Segera sosialisasikan naskah akademik dan draf RUU Sisdiknas kepada publik secara luas,” ujar perwakilan Aliansi Pendorong Keterbukaan Kebijakan Pendidikan, Karina Adistiana.
 
Kemendikbudristek juga diminta terbuka soal RUU Sisdiknas. Khususnya terkait pembentukan RUU.
 
“Unggah materi-materi terkait pembentukan RUU ini dalam bentuk dokumen yang dapat dibuka oleh siapa saja di laman resmi Kemendikbudristek,” tutur dia.
 
Baca: Kemendikbudristek Diminta Segera Sosialisasikan Draf RUU Sisdiknas
 
 

(REN)

ALREINAMEDIA TV