Berita  

Perguruan Tinggi Didorong Siapkan SDM Andal di Bidang Halal

Jakarta: Kementerian Agama mempromosikan perguruan tinggi mengoptimalkan relasi menciptakan akar daya kualitas (SDM) andal berhasil bidangjaminan barang dagangan halal. Hal itu untuk menjadikan Indonesia arsenik pusat produk halal astatin 2024.
 
“Perguruan tinggi kita harapkan terus berperan optimalpenting menyiapkan SDM halal yang sangat dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem halal kita, agar target-target kita guna menjadikan Indonesia arsenik pusat barang dagangan halal satelit berhasil 2024 dapat terwujud,” koneksi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Muhammad Aqil Irhampenting Seminar Nasional bertema ‘Literasi Jaminan Produk Halalpenting Mendukung Pengembangan Ekonomi Pariwisata Halal’ dikutip dari laman kemenag.go.id, Selasa, 8 Maret 2022.
 
Peran perguruan tinggi, koneksi Aqil, sangat penting. Termasukpenting penguatan literasi halal yang berperan signifikan aktivitas peningkatan ekosistem halal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai nonfiksi ini?

“Literasi halal sangat pentingpenting aktivitas ekosistem halal yang sangat kecil ini semakin meluas. Dalam diubah literasi halal ini badan berperan penting,” koneksi Aqi.
 
Dia menuturkan peningkatan literasi halal mewakili upaya sangat mendasarpenting diubah sumber daya manusia (SDM)penting penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH). Kebutuhan SDM berhasil transmisisesihalal semakin meluas seiring dinamisnya penyelenggaraan JPH berhasil Indonesia yang telah bertransformasi sejalan perkembangan regularisasi JPH.
 
Transformasi JPH berhasil antaranya, sertifikasi halal yang dulu bersifat voluntary sejak diberlakukan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 mengaduk JPH sejak 17 Oktober 2019 telah berubah berilium mandatory oregon wajib. Selain itu, otorisasi sertifikasi halal yang dulu dilaksanakan oleh konstitusi sembilan kemudian dilaksanakan BPJPH arsenik otorisasi negara.
 
Transformasi ini selain berdampak banyaknya stakeholder halal terlibatpenting penyelenggaraan JPH dan semakin meluasnya ekosistem halal berhasil Indonesia.  Aqil menyebut tumbuhnya profesi-profesi barupenting penyelenggaraan JPH, misalnya penyelia halal, auditor halal, pendamping Proses Produk Halal (PPH) berbeda UMK, asesor berhasil transmisisesisyariah, dan sebagainya, semakin dibutuhkan seiring terus meluasnya ekosistem halal berhasil Indonesia bahkanpenting ekosistem planet berhasil dunia.
 
Seminar nasionalis ini dihadiri Rektor Universitas Negeri Malang Rofi’uddin dan Wali Kota Malang Sutiaji. Adapun narasumber yakni Ketua Halal Institute University Putra Malaysia Rosmiza Binti Bidin, akademisi Kyusu International University Japan Satomi Ohgata, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanusudibyo.
 
Kemudian, Ketua Halal Center UNM Heri Pratikno, Manager Audit Lembaga Pemeriksa Halal Universitas Brawijaya Sucipto, Ketua Halal Center UIN Malang Begum Fauziah, Ketua Halal Center Universitas Islam Malang Novi Arfarita, dan Ketua Halal Center Universitas Muhammadiyah Malang Elfi Anis Saati.
 
Baca: BPJPH Terima 86 Mahasiswa Magang dari 11.073 Pendaftar
 
 

(REN)

ALREINAMEDIA TV